Grateful to be part of the NextGen Digital Impact Competition 2026 organized by Monash University, Indonesia. Being selected as one of the Top 8 finalists was a valuable opportunity to explore how technology, research, and innovation can contribute to solving real-world challenges. Through this journey, I had the chance to develop and present an AI-driven environmental technology proposal focused on leveraging satellite imagery, IoT, autonomous systems, and predictive AI for forest monitoring and prevention. Thank you to the organizers, mentors, judges, and fellow participants for creating an inspiring environment for young digital talents. Looking forward to continuing the journey of learning, building, and creating meaningful impact through technology. Source: https://www.monash.edu/indonesia/news/strengthen-young-digital-talent-through-nextgen-digital-impact-competition https://www.monash.edu/indonesia/news/road-to-grand-finale-top-8-finalists-of-nextgen-digit...
Waktu itu mengirim pesan.
Dengan jelas; karena itulah digunakan karma dan petaka.
Marilah kesalahan-kesalahan itu kita jadikan bahan renungan.
Inilah seni menguasai dalam manusia.
Sepanjang Rhine hingga Laut Merah.
Aku selalu menjadi orang paling berdosa sedunia.
Tidak ada alat penghitung mentah-mentah.
Atau kepunyaan koleksi idolanya.
Aku bangga sekali dengan kegigihanku.
Tentu saja, meski gara-gara kegigihan ini aku sering diolok-olok.
Kuterangkan sekedarnya tentang apa yang pernah kudengar dan kutanggapi sendiri atas sebuah cerita itu.
Semua mata tertuju padaku.
Kesombongannya hanya sebatas ujung rokok.
Coba katakan, apa salahnya tentang kegigihannya?
Apa mereka tidak menyesal telah menyebar kebodohan ke seseorang?
Betapa manusia memuji dia.
Komentar
Posting Komentar