Grateful to be part of the NextGen Digital Impact Competition 2026 organized by Monash University, Indonesia. Being selected as one of the Top 8 finalists was a valuable opportunity to explore how technology, research, and innovation can contribute to solving real-world challenges. Through this journey, I had the chance to develop and present an AI-driven environmental technology proposal focused on leveraging satellite imagery, IoT, autonomous systems, and predictive AI for forest monitoring and prevention. Thank you to the organizers, mentors, judges, and fellow participants for creating an inspiring environment for young digital talents. Looking forward to continuing the journey of learning, building, and creating meaningful impact through technology. Source: https://www.monash.edu/indonesia/news/strengthen-young-digital-talent-through-nextgen-digital-impact-competition https://www.monash.edu/indonesia/news/road-to-grand-finale-top-8-finalists-of-nextgen-digit...
Janganlah pernah menganggap diri sebagai seorang pecundang. Hentikan pola pikir seperti itu dan mulailah menerima diri dengan sepenuh hati. Penerimaan diri bukan cerminan kelemahan atau bentuk penyerahan, melainkan sebuah kesadaran yang mendalam tentang keunikan dan kekuatan pribadi. Alih-alih terus membandingkan diri dengan orang lain, lebih baik fokus pada upaya peningkatan dan perkembangan diri sendiri. Perlu diingat, meskipun terkadang terasa harus berusaha lebih keras, hal ini bukan tanda kelemahan, melainkan bagian dari perjalanan hidup yang harus dijalani. Jika merasa memerlukan perubahan, mulailah dengan memperlakukan diri sendiri dengan lebih baik. Berdirilah di depan cermin, lihat diri dengan penuh kesadaran, dan katakan dengan keyakinan, "Saya bukan pecundang." Amati setiap detail dari wajah—mata, hidung, bibir, dan bagian lainnya. Apabila hal ini membuat tersentuh hingga menangis, biarkan saja, karena itu bagian dari proses penerimaan diri. Setelah itu...