Grateful to be part of the NextGen Digital Impact Competition 2026 organized by Monash University, Indonesia. Being selected as one of the Top 8 finalists was a valuable opportunity to explore how technology, research, and innovation can contribute to solving real-world challenges. Through this journey, I had the chance to develop and present an AI-driven environmental technology proposal focused on leveraging satellite imagery, IoT, autonomous systems, and predictive AI for forest monitoring and prevention. Thank you to the organizers, mentors, judges, and fellow participants for creating an inspiring environment for young digital talents. Looking forward to continuing the journey of learning, building, and creating meaningful impact through technology. Source: https://www.monash.edu/indonesia/news/strengthen-young-digital-talent-through-nextgen-digital-impact-competition https://www.monash.edu/indonesia/news/road-to-grand-finale-top-8-finalists-of-nextgen-digit...
Berkorupsi dalam sepi.
Sehari di istana kepalaku pusing.
Karena si bedebah koruptor menutupi.
Hasil melepas, utang menjulang.
Aku hanyalah anak petani.
Cita-cita yang selalu diremehkan.
Di Oseania, di Afrika, Eropa, Amerika, sampai di Asia sini.
Mereka mendambakan, di sini kamj yang selalu disalahkan.
Sebodoh-bodohnya kami.
Tiada akan menerima nasib atas negeri yang berkembang ini.
Coba katakan, siapa yang disalahi?
Diriku yang selalu bekerja ini, atau pemimpin yang selalu mengerat ini?
Pemimpin berkata: Bekerja keras, dan bersikap baiklah.
Dengan begitu percayalah hal luar biasa pasti akan terjadi.
Aku, pria yang tangguh.
Bekerja di atas 12 jam sehari.
Kala semua pemimpin tertidur.
Aku sibuk mengaliri sawah yang berlumpur dan berair.
Haruskah para petani sawah ini yang menjadi komando?
Komentar
Posting Komentar