Langsung ke konten utama

5 Trik Agar Anak Tidak Bosan dengan Bekalnya, Cara Mengatasi Anak yang Sering Menolak Bekal dari Rumah

  Ilustrasi anak kecil yang memakan semangka (sumber: pixabay.com/users/jillwellington)  Membiasakan anak untuk membawa bekal ke sekolah adalah salah satu cara terbaik untuk memastikan asupan gizi mereka terpenuhi. Bekal yang disiapkan di rumah memungkinkan orangtua untuk mengontrol kualitas dan kandungan nutrisi makanan yang dikonsumsi anak, yang tentunya sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka. Namun, jika tidak disiapkan dengan benar, bekal dapat menimbulkan risiko kesehatan, seperti makanan yang basi atau terkontaminasi. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk memperhatikan beberapa hal saat menyiapkan bekal anak agar tetap aman dan sehat dikonsumsi. Selain itu, memastikan anak mau membawa dan memakan bekal juga membutuhkan pendekatan yang kreatif dan penuh perhatian. Tidak semua anak antusias membawa bekal ke sekolah, seringkali karena mereka bosan dengan menu yang ituitu saja atau merasa tidak tertarik dengan penyajian makanannya. Dalam ha...

Dampak Larangan TikTok: Gelombang Domino yang Terpicu

sumber gambar: lavocedinewyork.com


Pemerintah Amerika Serikat hampir melarang TikTok beroperasi di negara mereka.

Para ahli mengatakan mereka mengharapkan RUU ini akan tersendat, tetapi jika akhirnya disahkan menjadi undang-undang, TikTok akan membawa masalah ini ke pengadilan.

Apabila ByteDance tidak menjual TikTok dalam waktu setahun, maka aplikasi media sosial itu akan dilarang beredar di Amerika Serikat.

Bulan lalu, Senat AS menyetujui rancangan undang-undang yang mengharuskan pemisahan TikTok dari perusahaan induknya, ByteDance, dari China. Tak lama setelah itu, Presiden Joe Biden menandatangani RUU tersebut menjadi UU.

Kritik demi kritik telah lama menuduh TikTok dikendalikan oleh pemerintah China. Aplikasi ini juga diduga digunakan untuk mengumpulkan data pengguna dan menyebarkan propaganda pemerintah Beijing. Baik China maupun ByteDance dengan tegas menyangkal tuduhan tersebut.

Singkatnya, TikTok akan dihapus dari Apple Store dan Google Play Store di AS.

Namun, pengguna masih dapat menggunakan TikTok yang terinstal di ponsel mereka, dengan catatan bahwa aplikasi tersebut tidak akan menerima pembaruan dan perbaikan bug.

Ahli keamanan dari Center for Strategic and International Studies, James Lewis, mengatakan bahwa melarang TikTok sama seperti "menambal satu lubang di kapal yang sangat bocor."

"Itu adalah sebuah tindakan simbolis yang bagus. Tetapi sebenarnya hal itu tidak membuat kita lebih aman," tambahnya.

Atas hal tersebut, Shou Zi Chew mengatakan akan menantangnya di pengadilan, Kami yakin, kata Shou, fakta dan hukum jelas-jelas berpihak pada kami.

"Hukum inkonstitusional ini adalah pelarangan TikTok, dan kami akan menantangnya di pengadilan. Kami yakin fakta dan hukum jelas-jelas berpihak pada kami, dan pada akhirnya kami akan menang. Faktanya, kami telah menginvestasikan miliaran dolar untuk menjaga keamanan data AS dan platform kami bebas dari pengaruh dan manipulasi pihak luar." Kata Shou di akun media sosial TikTok miliknya.

Selain itu para pengamat menyebut pelarangan TikTok akan semakin membuat hubungan AS dan China kian tegang.


Komentar