Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2024

Kau, Aku, dan Telaga Warna

Alkisah, terdapat sebuah telaga berwarna di Pamulang. Telaga itu besar, cantik, menyejukkan. Karena aku selalu mengira-ngira lokasi, aku beranggapan bahwa telaga warna itu tidaklah nyata.   “Anakku, telaga warna itu nyata. Kakek sendiri pernah melihatnya, di suatu tempat di dunia ini. Tidaklah semua yang terjadi adalah kebetulan, pasti ada sebab-akibatnya anakku... Kakek harap, kamu jangan pernah sekali-kali mencari dimanakah telaga warna berada. Meskipun telaga warna memiliki banyak harta karun di dalamnya, naga laut dengan sisik emas dan mutiara di tubuhnya, ikan dengan intan permata di matanya, bahkan kerikil-kerikil kecil yang berada di dasarnya adalah batu permata atau emas yang terbentuk selama ribuan tahun.”   Kakekku berucap, aku mengernyitkan alis, tidak tahu.   Kalau telaga warna itu nyata, mengapa sampai sekarang aku belum pernah mendengar tentang telaga warna sebelumnya, Atau secarik kertas mengenai telaga warna pun belum pernah kutemui, Atau informasi sekecil...

Dampak Larangan TikTok: Gelombang Domino yang Terpicu

sumber gambar: lavocedinewyork.com Pemerintah Amerika Serikat hampir melarang TikTok beroperasi di negara mereka. Para ahli mengatakan mereka mengharapkan RUU ini akan tersendat, tetapi jika akhirnya disahkan menjadi undang-undang, TikTok akan membawa masalah ini ke pengadilan. Apabila ByteDance tidak menjual TikTok dalam waktu setahun, maka aplikasi media sosial itu akan dilarang beredar di Amerika Serikat. Bulan lalu, Senat AS menyetujui rancangan undang-undang yang mengharuskan pemisahan TikTok dari perusahaan induknya, ByteDance, dari China. Tak lama setelah itu, Presiden Joe Biden menandatangani RUU tersebut menjadi UU. Kritik demi kritik telah lama menuduh TikTok dikendalikan oleh pemerintah China. Aplikasi ini juga diduga digunakan untuk mengumpulkan data pengguna dan menyebarkan propaganda pemerintah Beijing. Baik China maupun ByteDance dengan tegas menyangkal tuduhan tersebut. Singkatnya, TikTok akan dihapus dari Apple Store dan Google Play Store di AS. Namun, peng...

Indomie: Simplicity, Delight, and Enduring Love

sumber gambar: detik.com Indomie enthusiasts are often conservative in their approach, savoring it just as it's meant to be—following the recommended method to the letter. If there are any variations, they are usually minor adaptations to local tastes, such as adding bird's eye chili, a boiled egg, or a splash of chili sauce. At its core, the love for Indomie is rooted in its authentic simplicity. No one would ever question the deliciousness of a bowl of Indomie. Whether prepared by a seasoned cook or a novice, the taste remains consistently delightful. From the very first bowl to the millionth, the essence of Indomie’s flavor never wavers. It is a dish that anyone can master quickly and easily, without the need for formal schooling or specialized training. As long as there is a desire to stir the powdered seasoning and sprinkle the fried shallots, anyone is capable of bringing joy to the taste buds of Indomie devotees. Indomie is indeed generous; a bowl of Indomie ...

Puisi Filosofis: Gawu

Operasional yang sering digunakan. Ikut melangkah. Bulan dalam sistem penanggalan. Kisah muncullah. Semua orang tenggelam dalam pikiran mereka. Ingin menceritakan lagi soal matahari. Butuh proses yang cukup lama. Sepakat dengan kami. Bagian rencana yang paling sulit. Piranti lunak keparat itu ternyata tidak dapat bekerja. Memperlambat mereka dan menatap langit. Bukan kebetulan belaka. Orang-orang kembali menjadi kesatria. Pikiran selalu menemukan jalan keluar. Sadarlah kehadiran Anda. Merupakan sebuah pengantar.