Langsung ke konten utama

Grand Finale: Top 8 Finalists of NextGen Digital Impact Competition 2026 by Monash University, Indonesia

Grateful to be part of the NextGen Digital Impact Competition 2026 organized by Monash University, Indonesia.  Being selected as one of the Top 8 finalists was a valuable opportunity to explore how technology, research, and innovation can contribute to solving real-world challenges.  Through this journey, I had the chance to develop and present an AI-driven environmental technology proposal focused on leveraging satellite imagery, IoT, autonomous systems, and predictive AI for forest monitoring and prevention.  Thank you to the organizers, mentors, judges, and fellow participants for creating an inspiring environment for young digital talents. Looking forward to continuing the journey of learning, building, and creating meaningful impact through technology. Source:  https://www.monash.edu/indonesia/news/strengthen-young-digital-talent-through-nextgen-digital-impact-competition https://www.monash.edu/indonesia/news/road-to-grand-finale-top-8-finalists-of-nextgen-digit...

Puisi Filosofis: Awan Berjalan

Sudah pada baris pertama aku tuliskan.
Tawa renyah lagi.
Perhatian yang diberikan.
Oleh awan yang melintas di bawah kaki.

Menambat kapal dengan bobot mati.
Masak-masak sejam malam minggu.
Sebuah legenda yang pantas kembali.
Pikirkan tujuan utamamu.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Ekspresionis: Sebungkus!

Begitu mengerikan. Bungkusan daun pisang terikat tali. Di bawah pepohonan. Dia adalah semangkok nasi. Bungkusan daun pisang yang terikat tali. Bukan hanya mengenakkan masakan. Kombinasi antara unsur praktis dan alami ini. Apa sebutannya kalau bukan kelezatan? Sekarang tidak ada lagi soal pencemaran. Lebih aman rasanya. Ini sedang kusiratkan. Sampah alami mudah terurai dimana-mana. Jadi, itulah yang diakibatkan. Bumi yang segar dan indah. Jika kalian mengizinkan. Menyantap sebungkus nasi beralaskan daun pisang dengan sambal matah.

Privacy Policy (Kebijakan Privasi)

Privacy Policy (Kebijakan Privasi) We value your privacy at alfinohatta.blogspot.com . This policy explains how we collect and use your information. Information Collected : We may collect data like name and email voluntarily provided by visitors. Data Use : Information is used to improve services and respond to inquiries. Cookies : The site may use cookies for analytics. You may decline cookies, though it may affect site functionality. External Links : We are not responsible for the privacy practices of linked sites.

Catatan Jalaludin Rumi

Seperti yang dicatat oleh Jalaludin Rumi, cinta sejati melibatkan pengorbanan tanpa batas dan penerimaan tanpa syarat. Pada akhirnya, cinta adalah keputusan untuk terus mencintai bahkan ketika alasan-alasan tersebut memudar. Peluklah cinta yang tulus, biarkan ia mengalir dengan bebas.

The Autobiography of Alfino Hatta

Alfino Hatta. Aku dilahirkan di sebuah kota Depok yang indah, di bawah naungan rahmat-rahmat Tuhan semesta alam. Sejak kecil, Alfino sangat senang menulis hingga menciptakan beragam cerita pendek, novel, puisi, menulis artikel untuk majalah, dan kini sedang merambah dunia skenario film. Leonardo da Vinci kedua dalam hidupku, yang mengenalkanku pada diriku sendiri, memikirkan berbagai keilmuannya, adalah para guru dan teman-teman ini: teman terbaik, guru tanpa tanda jasa. Sang ibu dari waktu, penasihat segala.

Puisi Ekspresionis: Jam Pagi

Kami bertemu. Menjadi kekuatan besar di sebuah wilayah. Aku ingin bertemu adikku. Berkurang-kurangnya wajah. Sebuah pesan dari jalur aman. Siapa yang tahu. Sambil merendahkan. Jaga sikap dan perilaku. Wajah sangar memberitahu. Terdapat banyak mata yang berlatih. Masuk ke markas keluar tidak ada biru. Tak cukup rimbun lampu putih.

Puisi Ekspresionis: Isolasi Sempurna

Secercah rasa bergumul di hati. Paradoks ketiga. Permasalahannya dekat dengan realitas keseharian kami. Aku hanya duduk di kursi berbentuk gurita. Bukti-bukti mulai menumpuk. Isolasi sempurna. Masing-masing bersenjatakan sepucuk. Setelah perang dunia kedua. Angin bertiup. Terbuka oleh sesuatu. Setelah sebuah kesalahan cukup. Mengenakan celana panjang flanel berlipit berwarna kelabu.

Puisi Ekspresionis: Mendengar

Seandainya aku menjadi hidup lagi. Menjaring manusia supaya tak sampai keluar sasaran. Jalan-jalan sunyi menjadi sepi. Sentuhan pada pertolongan. Pintu besar itu belum terbuka. Meringkuk di neraka sepanjang hari sambil bermimpi indah. Pertarungan pertama. Masih dikenakan tahanan rumah. Supaya dapat jatuh ke tangan. Berlari sepanjang dunia sembari berteriak. Menyingkirkan. Orang yang congkak.

Indomie: Simplicity, Delight, and Enduring Love

sumber gambar: detik.com Indomie enthusiasts are often conservative in their approach, savoring it just as it's meant to be—following the recommended method to the letter. If there are any variations, they are usually minor adaptations to local tastes, such as adding bird's eye chili, a boiled egg, or a splash of chili sauce. At its core, the love for Indomie is rooted in its authentic simplicity. No one would ever question the deliciousness of a bowl of Indomie. Whether prepared by a seasoned cook or a novice, the taste remains consistently delightful. From the very first bowl to the millionth, the essence of Indomie’s flavor never wavers. It is a dish that anyone can master quickly and easily, without the need for formal schooling or specialized training. As long as there is a desire to stir the powdered seasoning and sprinkle the fried shallots, anyone is capable of bringing joy to the taste buds of Indomie devotees. Indomie is indeed generous; a bowl of Indomie ...

Mengapa Orang yang Tampak Selalu Ceria Merasa Sangat Tertekan?

Sering kali, kita menemui individu yang tampak selalu ceria dan pandai melawak, seolah-olah hidup mereka dipenuhi kebahagiaan tanpa henti. Namun, di balik keceriaan tersebut, mungkin tersembunyi rasa sakit yang tidak terlihat. Salah satu contoh paling mencolok dari fenomena ini adalah mendiang Robin Williams. Sebagai seorang aktor dan komedian, Williams dikenal dengan kemampuannya menciptakan tawa dan mencairkan suasana, seakan tawa adalah bagian tak terpisahkan dari dirinya. Di hadapan publik, ia senantiasa tampil sebagai sosok yang humoris dan penuh energi. Namun, di balik persona komedian ini, Williams menyembunyikan perjuangan berat melawan depresi. Meskipun di akhir hidupnya ia juga menghadapi penyakit Parkinson, depresi yang ia alami menjadi faktor signifikan yang mendorong keputusan tragis untuk mengakhiri hidupnya. Kisah ini mencerminkan sebuah ironi mendalam. Orang-orang yang dikenal humoris sering kali dianggap kebal terhadap kesedihan. Masyarakat cenderung tidak ...

Demokrasi dan Kepemimpinan Indonesia: Kepresidenan Prabowo Subianto & Gibran Rakabuming Raka 2024-2029

Kepemimpinan di Indonesia, terutama dalam konteks pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029, mencerminkan perjalanan panjang demokrasi yang penuh tantangan. Dalam sejarah politik Indonesia, setiap suksesi kepemimpinan selalu membawa harapan baru, namun juga tidak lepas dari berbagai polemik yang menyertainya. Pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tahun ini menghadirkan berbagai pertanyaan penting terkait dinamika politik dan demokrasi di negeri ini. Di satu sisi, proses demokrasi tetap berjalan sesuai prosedur melalui pemilihan umum. Namun, di sisi lain, kontroversi seperti putusan Mahkamah Konstitusi yang mengizinkan Gibran maju sebagai calon wakil presiden meskipun usianya belum memenuhi syarat, menimbulkan pertanyaan besar tentang integritas lembaga-lembaga negara dan pengaruh kekuasaan dalam proses politik. Fenomena ini menggarisbawahi tantangan besar yang dihadapi demokrasi Indonesia. Ketika aturan-aturan konstitusional dapat diubah atau...